Hurricane Facts

5 Badai Mematikan Sepanjang Sejarah

5 Badai Mematikan Sepanjang Sejarah – Badai adalah pergerakan bebas cuaca yang didominasi oleh kondisi berat sehingga menyebabkan sebuah kerusakan. Beragam kerusakan bisa saja terjadi pada saat badai datang karena tidak mengenal apapun. Badai yang datang selalu saja bisa menjemput nyawa dengan mudah.

Keberadaan badai ini sebenarnya tidak terjadi lama. Hanya sekian menit saja seperti gempa namun bisa memakan korban yang cukup banyak hanya dalam sekali tebas. Itulah mengapa ada sebutan “badai pasti berlalu” karena secara teori, badai hanyalah kumpulan beberapa cuaca yang berkumpul menjadi satu. Sebut saja hujan badai, badai salju atau badai pasir. Tentu saja semua badai tersebut bisa memakan korban dengan bebas. Berikut ini ada 5 badai mematikan sepanjang sejarah yang bisa dijadikan sebagai tambahan wawasan.

– Badai 1780
Terjadi pada saat perang dunia dan menewaskan ribuan pasukan Amerika dan Inggris yang kala itu sedang berperang. Badai ini menerjang kawasan Karibia, Martinique, Barbados, dan St. Lucia. Sejarah memastikan bahwa badai 1780 ini memakan korban hingga 22.000 orang tewas. Dengan kecepatan angin 200 mph atau 320 km/jam manusia tidak dapat melawan dengan apapun. Banyak pohon tumbang dan longsor hebat. Keberadaan badai ini ialah yang paling tua yang bisa tercatat dalam sejarah. Mungkin sebelum tahun ini ada juga badai lain yang juga mematikan.

– Badai Florida Keys Labor Day (1935)
Angin badai ini terjadi pada tanggal 29 Agustus 1935 di Wilayah Bahama kemudian disusul topan panas pada tanggal 1 September 1935. Hari berikutnya angin terus meluas hingga ke Wilayah Florida Keys dengan kekuatan angin kategori lima. Badai ini menewaskan setidaknya 408 orang yang mayoritas adalah tentara perang. Kerugian mencapai 6 juta USD dengan taksiran sekarang sekitar 1,1 Triliun Rupiah.

– Badai Mitch (1998)
Sejarah mencatat badai ini terjadi pada tanggal 22 Oktober 1998. Dengan kecepatan 285 km/jam melintas di Nikaragua, Honduras, El Salvador dan Guatemala. Sedikitnya ada 19.325 jiwa yang meninggal dan kerugian sekitar USD 6,2 Milyar. Banyak rumah rusak, longsor dan ribuan pohon tumbang. Banjir juga menenggelamkan ribuan orang yang sebagian luka dan masih selamat.

– Badai Gilbert (1988)
Terjadi pada bulan September 1988 yang melintasi cekungan Samudra Atlantik dengan diameter 926 km. Sebelumnya, badai juga menghantam Kepulauan Cape Verde di bagian barat pantai Afrika. Setidaknya 80% rumah pemain rusak parah termasuk bangunan casino sbobet yang hancur parah dan 200 orang tewas termasuk beberapa diantaranya adalah pemain sbobet profesional yang meninggal dunia atas kejadian tersebut. Kerugian akibat badai ini diperkirakan mencapai 5,5 Milyar USD.

– Badai Camille (1969)
Terjadi pada 17 Agustus 1969 yang melanda wilayah Teluk Pantai Misisipi dan Louisiana. Kekuatan angin diperkirakan mencapai 200 mph atau 320 km/jam dengan ketinggian mencapai 7,5 meter. Setidaknya ada 256 orang tewas dengan rincian 143 di teluk pantai, 113 tenggelam di Virginia.

Itulah 5 badai mematikan sepanjang sejarah yang bisa dijadikan sebagai tambahan wawasan. Sejarah hanya mencatat beberapa kejadian yang memang ditulis. Masih banyak lagi badai atau kerusakan yang terjadi hanya saja belum tercatat dalam sejarah. Sejak manusia mengenal tulisan, hanya sebagian saja yang menuliskan beberapa kejadian agar bisa menjadi sebuah memoar. Semoga saja tidak ada kejadian alam yang merenggut banyak jiwa lagi. Alam begitu ganas ketika marah, dan bumi begitu kuat untuk kita lawan. Untuk itu jaga alam dan senantiasa bersyukur dengan kedamaian hidup yang indah ini. Semoga tulisan ini menjadi wawasan baru untuk Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!